Earth Day Celebration Terbungkus Dalam Gelaran Fashion Show

Earth Day Celebration Terbungkus Dalam Gelaran Fashion Show

Himpunan Mahasiswa Biologi Ronggolawe (HIMBIOR) merupakan organisasi mahasiswa biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yang bergerak di bidang konservasi lingkungan. berbagai aksi sebelumnya adalah dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial seperti bersih sampah, penanaman pohon produktif, penanaman mangrove, aksi peduli limbah, dan berbagai seminar. namun untuk tahun ini HIMBIOR mengadakan Lomba Fashion Show Kreativitas Daur Ulang tingkat SLTA SE-Kabupaten Tuban dalam memperingati hari bumi. Hari bumi sedunia diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 april, dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang kita tinggali. pertama kali dicanangkan oleh senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970. hari bumi kebanyakan hanya diketahui dan diperingati para aktivis peduli lingkunan saja di dunia. disisi lain perigatan hari bumi sedunia sering dianggap sebagai ajang berkumpulnya para aktivis namun minim tindak lanjut secara nyata dilapangan. berbagai kerusakan lingkungan hidup dibumi telah menyebabkan penurunan kualitas lingkungan hidup serta mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir, longsor, dan langkanya air bersih.

Sehingga dipilihlah Lomba Fashion Show Kreativitas Daur Ulang tingkat SLTA SE-Kabupaten Tuban dilaksanakan tanggal 18 April 2018 lebih awal dari seharusnya yaitu tanggal 22 April dengan jumlah peserta sebanyak 22 peserta. kegiatan ini bertujuan untuk merangsang kreativitas pelajar Tuban dalam mengolah sampah dilingkungan hidupnya. satu tim terdiri dari 2 orang, satu orang sebagai designer dan satu orang lagi sebagai model. kegiatan dilakukan di panggung budaya Universitas dan pembukaan kegiatan dilaksanakan ibu Dr. Rita yuliastuti M.Si. selaku dekan FMIPA. setelah acara dibuka ada persembahan tari ngremo Jawa Timur dari mahasiswa unirow.

Pelaksanaan kegiatan fashion show di bagi menjadi 2 sesi, sesi pertama adalah parade model dan show model satu persatu dengan batas waktu maksimal 10 menit tiap peserta. dilanjutkan dengan sesi kedua adalah designer mempresentasikan hasil karyanya waktu maksimal 10 menit. bobot penilaian setiap peserta adalah kemampuan model/ catwalk sebanyak 30%, fashion style sebanyak 30%, dan Sains recycle sebanyak 40%. bahan yang digunakan menjadi point paling tinggi untuk menentukan pemenang lomba. sesuai dengan peringatan hari bumi, hal yang ditekankan pada lomba ini adalah konsep recycle. semakin susah bahan yang digunakan terdegradasi di alam maka poin yang dihasilkan semakin tinggi.

Pemenang lomba juara 1 diraih oleh Nabila Fairus S (Model) dan Moch Taufik Khurrohman (designer) dengan jumlah nilai sebanyak 290. pemenang lomba juara 2 diraih oleh Diah Ayu Alfinia (Model) dan  Susilawati Nur  (Designer) dengan jumlah nilai 270. dan juara 3 diraih oleh Santikah (Designer) dan Ajeng Ayu Manggali (Model) dengan jumlah nilai 260. keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. pemenang mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, piagam, trophy, dan bingkisan kosmetik dari INEZ cosmetic.

 

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar